Selasa, 26 April 2016

Tugas1_SS_AHDE_Hak Paten



Hak Paten


Pengertian Hak Paten menurut Octroiwet, Hak Paten adalah hak khusus yang diberi kepada seseorang atas permohonannya kepada orang itu yang menciptakan sebuah produk baru, cara kerja baru atau perbaikan baru dari produk atau dari cara kerja.

Menurut Adrian Sutedi, Pengertian Hak Paten adalah hak khusus yang diberikan negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, di mana untuk jangka waktu yang telah ditentukan melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuan kepada orang lain untuk melaksanakannya. Hak paten ini diberikan untuk penemuan baru yang mengandung langkah inventif dan dapat diterapkan dalam industri.

Dalam UU No. 14 Tahun 2001 mengenai paten, Pengertian Hak Paten adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, di mana untuk selama jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.
Dari pengertian hak paten di atas, dapat tarik kesimpulan bahwa Pengertian Hak Paten adalah hak bagi seseorang yang telah mendapat penemuan baru atau cara kerja baru dan perbaikannya dalam bidang teknologi yang diberikan oleh pemerintah, yang kepada pemegang haknya dibolehkan untuk menggunakannya sendiri atau atas izinnya mengalihkan penggunaan hak itu kepada orang lain.

Hak paten merupakan suatu hak khusus yang didasarkan pada UU yang diberikan kepada si penemu (uitvinder) atau menurut hukum pihak yang berhak memperolehnya atas permintaan yang diajukannya kepada pihak penguasa, bagi temuan baru di bidang teknologi, perbaikan atas temuan yang sudah ada, cara kerja baru atau menemukan suatu perbaikan baru dalam cara kerja, untuk selama jangka waktu tertentu yang dapat diterapkan dalam bidang industri.

Hak paten ini bersifat ekslusif karena hanya inventor yang menghasilkan invensi saja yang dapat diberikan hak, namun inventor ini dapat melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberi persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya, misalnya melalui lisensi.
 
 Artikel :
Kemenhut Patenkan Empat Hasil Penelitian
Jakarta (ANTARA Bengkulu) – Kementerian Kehutanan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kehutanan untuk pertama kalinya mempatenkan hasil-hasil penelitiannya.
Sebanyak empat paten hasil-hasil penemuan yang terdaftar atas nama Puslitbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan (Pustekolah) diperkenalkan dan dipromosikan di Kementerian Kehutanan Jakarta, Senin.
“Untuk pertama kalinya badan Litbang mempromosikan hasil-hasil penelitiannya, ke depan perlu dilakukan sosialisasi”, kata Kepala Badan Litbang Kehutanan R. Iman Santosa.
Keempat paten yang dipromosikan tersebut yakni Pembuatan Biodisel dari Minyak  Jarak Pagar dengan Proses Esterifikasi – Transesterifikasi (Nomor Paten : IDP0027952, Inventor : Prof.Dr.Ir.H.Sudarajat.M.S.c.).
Teknologi produksi bidoisel dengan proses ESTRANS yang dapat digunakan sebagai bahan bakar murni (100 persen) pada motor berbahan bakar solar.
Kemudian Perekat Tanin untuk Produk Perkayuan (Nomor Paten : IDP0028142, Inventor : Prof.Dr.Drs.Adi Santoso, M.Si.). Produk perekat tannin berbahan dasar alami kulit kayu mangium, yaitu TA 3002, TP 3041 dan TR 3051. Ketiganya diciptakan untuk menggantikan perekat sintesis berbasis phenolik dan resorsinol yang selama ini diimpor.
Alat Ukur Diameter Pohon (Nomor Paten : ID S0001084, Inventor : Wesman Endom, M.Sc dan Yayan Sugilar) atau disebut alat ukur Wesyan.
Alat ukur Wesyan tersebut memungkinkan pengukuran pohon berdiameter besar dan berbanir di lapangan dapat dilakukan oleh satu operator dengan lebih mudah dan tingkat ketelitian terjaga.
Hasil lain yang dipatenkan yakni Alat Pendinginan Asap dan Proses untuk Memproduksi Cuka Kayu dari Pembuatan Arang (Nomor Paten : IDP00288528, Inventor :Tjutju Nurhayati, Dipl. Chem).
Teknologi produksi cuka kayu berkualitas dari asap pembuatan arang yang dapat diaplikasikan untuk pengawet, penggumpal getah, desinfektan, serta pembasmi hama dan penyubur tanaman.
Penemuan para peneliti Badan Litbang Kehutanan tersebut, menurut Iman Santosa, dipromosikan untuk dapat diaplikasikan oleh para stakeholder terkait yaitu pengambil kebijakan dan penyedia energi nasional, industri kehutanan yang selama ini menggunakan bahan perekat kimia.
Selain itu, perusahaan HTI mangium, perusahaan pengelolaan hutan, industri perekayasaan alat, industri makanan, desinfektan, sektor pertanian dan perkebunan, lembaga riset serta masyarakat luas pada umumnya.
Sementara itu Kepala Puslitbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan, I.B Putera Parthama mengakui, jumlah hak paten di dalam negeri masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga.
Menurut dia, saat ini paten di Indonesia jumlahnya masih ratusan dalam setahun sedangkan di negara tertangga sudah mencapai ribuan.
“Padahal jumlah hak paten merupakan indikator keberhasilan perkembangan teknologi suatu negara”, Katanya. (ANT).
Sumber :
Helti Marini S. http://m.antarabengkulu.com/berita/8155/kemenhut-patenkan-empat-hasil-penelitian. Diakses pada Selasa, 26 April 2016
http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-hak-paten.html Diakses pada Selasa, 26 April 2016 
Analisis :
Menurut saya, Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat maju di dalam bidang teknologi. Banyak masyarakat Indonesia yang bisa melakukan penelitian dan menghasilkan sebuah penemuan yang sangat bermanfaat. Keempat penemuan tersebut yang sudah diberikan hak paten oleh Kemenhut sangatlah bermanfaat bagi Indonesia. Berikut ini saya akan mencoba untuk memberikan penjelasan tentang keempat penelitian tersebut.
1.      Pembuatan Biodisel dari Minyak Jarak Pagar dengan Proses Esterifikasi – Transesterifikan karena dapat digunakan sebagai bahan bakar murni pada bahan motor berbahan bakar solar. Pada Pembuatan Biodisel dari Minyak Jarak, proses pembuatannya harus melewati 2 tahap atau proses yaitu proses Esterifikasi dan Transesterifikasi. Dengan adanya proses esterifikasi dapat menghasilkan Jatropa Oil (JO) yang sudah tidak mengandung asam lemak bebas, sehingga dapat dikonversi menjadi biodiesel melalui proses Transesterfikasi yaitu trigliserida (minyak) bereaksi dengan metanol dalam katalis basa untuk menghasilkan biodisel dan gliserol (gliserin). Dan melihat hasil dari proses pembuatan biodisel dari minyak jarak ini sangat memberikan manfaat yaitu mengurangi pemakaian solar dan dapat digunakan sebagai bahan bakar.
2.      Perekat Tanin untuk Produk Perkayuan. Indonesia terlalu sering mengimpor barang dari luar salah satunya adalah perekat sintesis berbasis phenolik dan resorsinol. Dengan adanya Perekat Tanin untuk produk perkayuan ini dibuat untuk mengurangi jumlah impor produk di Indonesia yaitu perekat sintesis berbasis phenolik dan resorsinol yang dapat menekan biaya produksi kayu lapis. Keuntungan lainnya adalah dapat mengurangi emisi gas Formalindehida, dapat meningkatkan nilai tambah dari limbah itu sendiri.
3.      Alat Ukur Diameter Pohon (Alat Ukur Wesyan). Alat ukur Wesyan ini dibuat dengan perhitungan sederhana, yakni dengan perbandingan jarak dan sudut tolak belakang. Dan alat ukur wesyan ini sangat bermanfaat untuk mengukur pohon yang berdiameter besar dan berbanir di lapangan dapat dilakukan oleh satu operator dengan lebih mudah dan tingkat ketelitian terjaga. Alat ukur wesyan ini ternyata bentuknya menyerupai gunting. Dan komponen pembaca tersebut mempunyai lubang tembus untuk dilalui skala ukuran diameter.
4.      Alat Pendinginan Asap dan Proses untuk Memproduksi Cuka Kayu dari Pembuatan Arang. Cuka kayu adalah asap cair yang dihasilkan dari proses kondensasi asap dari hasil pembuatan arang melalui proses pembakaran dan pengembunan yang seluruhnya tanpa penggunaan bahan-bahan kimia sintesis yang ramah bagi lingkungan. Sehingga dengan munculnya penelitian ini dapat memberikan manfaat yaitu sebagai pengawet, penggumpal getah, desinfektan, serta pembasmi hama dan penyubur tanaman.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa memberikan hak paten untuk keempat penelitian tersebut sangatlah bijaksana. Karena dengan adanya, hak paten terhadap keempat penelitian tersebut Indonesia bisa lebih maju lagi di dalam bidang teknologinya. Keempat peneliti adalah orang yang sangat kreatif dan memberikan inspirasi terhadap generasi muda. Keempat peneliti adalah contoh bagi para generasi muda untuk bisa lebih kreatif lagi dalam melakukan penelitian. Menurut saya dalam melakukan pekerjaan sangatlah diperlukan tekad yang kuat, ketekunan dan ketelitian. Keempat peneliti tersebut menurut saya sudah melakukan tiga hal yang saya sebutkan tadi. Semua yang dilakukan oleh keempat peneliti tersebut tidaklah dilakukan secara instan tetapi melalui proses yang sangat panjang dan keempat peneliti tersebut mungkin pernah merasakan sebuah kegagalan. Namun, mereka terus bersabar, bersemangat, pantang menyerah sehingga hasilnya dapat terlihat sekarang. Jika kita berusaha dan belajar dari kegagalan pasti hasilnya akan sangat memuaskan. Indonesia mungkin selama tahun 2012 sudah mempunyai ratusan hak paten. Jika banyak para generasi yang melakukan penelitian dan berhasil mendapatkan hak paten pasti Indonesia akan memiliki jutaan hak paten dan Indonesia pasti akan jauh lebih maju lagi di  dalam berbagai bidang. Hasil penelitian dari keempat peneliti sangatlah bermanfaat bagi masyarakat Indonesia terutama dibidang teknologi, ekonomi dan perkebunan.  
Sekian analisis dari saya, saya meminta maaf apabila dalam  penyusunan tugas ini terdapat beberapa kelememahan atau kekurangan.Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran (pembaca) agar saya dapat mengevaluasi pada tugas selanjutnya.

_Terima Kasih_

Rabu, 23 Desember 2015

Nilai Tukar Rupiah Melemah Menjadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia

Nilai Tukar Rupiah Melemah Menjadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwa kita tinggal di negara yang masyarakatnya masih banyak yang mengalami kemiskinan. Ditambah lagi dengan melemahnya nilai tukar rupiah atau kurs. Akibat dari melemahnya kurs atau nilai tukar rpiah menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat Indonesia.
Sekarang ini Indonesia memang sedang mengalami pelemahan terhadap kurs atau nilai tukar rupiah. Semakin hari dolar semakin naik nilainya terhadap rupiah. Seakan-akan rupiah tak ada nilainya, ditambah lagi susahnya mengais rezeki demi sesuap nasi. Sudah begitu bahan kebutuhan pokok seperti beras, cabai,ayam,daging harganya juga ikut naik. Bagaimana rakyat tak menjerit dengan keadaan ini ?. Mereka pasti sangat sulit mencukupi kebutuhan sehari-hari bahkan hingga menyekolahkan anak-anak mereka ?
Saya sering sekali melihat di daerah kampus, dijalan raya, bahkan di daerah lampu merah banyak anak-anak yang masih dibawah umur yang dibawa oleh orang tuanya untuk ikut mencari rezeki demi memenuhi kebutuhan hidup mereka. Anak-anak itu seharusnya tidak boleh diikut sertakan dalam mencari uang dengan cara meminta-minta atau menjadi pengemis, pengamen, dll sehingga mereka tidak bisa bersekolah.
Kenaikan  harga pokok akan berimbas kepada lapisan masyarakat menengah ke bawah dan juga ke penjualnya. Karena harganya mereka memilih bahan makanan lain yang harganya lebih murah. Sehingga pendapatan sang penjual pun berkurang, apalagi jika ada tengkulak di saat harga naik, tentu uang penjual akan terkuras habis untuk hal itu. Bukannya dapat untung tetapi malah buntung karena konsumen menghindari harga bahan pokok yang naik walaupun biasa dibelinya.
Tidak hanya itu akibat dari kurs atau nilai tukar rupiah melemah juga mengakibatkan banyak perusahaan-perusahaan yang harus tutup sehingga banyak juga para pekerja yang harus merelakan pekerjaan mereka alias di PHK. Banyaknya pekerja yang di PHK mengakibatkan tingkat pengangguran di Indonesia meningkat.  
Inilah alasan yang menyebabkan kurs dollar terhadap rupiah semakin naik :
1.      Meningkatnya perekonomian di Amerika Serikat
Kita sama-sama tau kalau sekarang perekonomian di Amerika serikat sudah membaik setelah mengalami krisis perekonomian dari tahun 2008. Dan untuk memulihkan ekonomi Amerika Serikat setelah krisis pada tahun 2008 membuat The Fed yang merupakan Bank Sentral Amerika berencana melakukan tapering off atau pengurang quantitative easing yang disebut juga dengan stimulus ekonomi. Rencana ini dikemukakan gubenur The Fed yaitu Ben Bernake pada Mei 2013 menjadikan langkah awal penguatan dolar terhadap keuangan global, sehingga suplai dolar menjadi berkurang.
Dampak sebaliknya diterima Indonesia yang merupakan negara berkembang, mudah terdepresiasi nilai mata uangnya karena pengaruh penguatan mata uang negara maju, khususnya Amerika Serikat. Nilai mata uang Indonesia memiliki karakteristik tersendiri, soft currency yang artinya sensitif sekali terhadap kondisi perekonomian internasional. Spekulasi pada pasar finansial, ketidakstabilan ekonomi maupun krisis finansial menyebabkan melemahnya nilai soft currency.
2.      Terus tertekan karena signal buruk dari The Fed
Saat The Fed merencanakan untuk memangkas pembelian obligasi di Mei 2013, Indeks harga saham gabungan atau IHSG serta nilai tukar rupiah berfluktuasi tajam. Berkenaan dengan hal tersebut, memunculkan kekhawatiran atas pemulihan ekonomi di Amerika Serikat, yang mungkin saja berdampak pada kembalinya modal dan mempengaruhi lalu lintas keuangan dunia.
3.      Lemahnya nilai mata uang melanda seluruh dunia
Karena pemulihan perekonomian di Amerika Serikat, bersamaan dengan pemangkasan stimulus yang dilakukan oleh The Fed, berdampak positif pada penguatan dolar terhadap mata uang dunia. Kalau dibandingkan dengan nilai mata uang negara lain, rupiah belum terlalu anjlok, tetapi tak juga dalam posisi yang aman. Posisinya berada di tengah-tengah mata uang negara lain, juga tak begitu menguntungkan.
Mata uang Malaysia, ringgitlah yang memimpin pelemahan nilai tukar terhadap mata uang dolar Amerika Serikat itu. Saat ini mengalami penurunan sekitar 16,79% kembali pada titik terendahya 17 tahun yang lalu ketik krisis keuangan Asia terjadi di tahun 1998. Dan masih banyak negara lain yang mengalami penurunan nilai mata uangnya terhadap dolar Amerika.
4.      Harga komoditas ekspor Indonesia harganya anjlok
Pelemahan mata uang yang terjadi di dunia terhadap  mata uang dolar, berefek pada menurunnya permintaan barang komoditas ekspor Indonesia, seperti minyak nabati, batubara, tekstil dan produk tekstil, barang logam tidak mulia, karet olahan, ataupun kayu olahan. Sehingga harganya pun menjadi anjlok di pasar dunia dan mempengaruhi neraca perdagangan hingga akhirnya menambah lemahnya nilai rupiah terhadap dollar.
5.      Kinerja ekspor semakin merosot
Karena penurunan permintaan barang komoditas ekspor Indonesia, menyebabkan merosotnyakinerja ekspor. Yang terjadi seharusnya adalah saat rupiah melemah, ekspor mestinya mengalami kenaikan. Tetapi, karena anjloknya harga dan permintaan barang komoditas, maka pengaruhnya pada neraca perdagangan sangatlah jelek dan hal ini mendorong semakin melemahnya nilai rupiah.
6.      Impor barang tinggi
Entah mengapa, padahal produk hasil dalam negeri tak kalah dengan produk olahan negara lain. Namun, banyak dari masyarakat lebih memilih produk luar negeri yang menurutnya lebih nampak mewah dan elegan. Bukan hanya itu saja, sejak 6 tahun belakangan ini Indonesia melakukan impor barang modal dan konsumsi naik drastis, pengaruhnya menekan neraca neraca perdagangan. Itulah juga faktor pendorong melemahnya rupiah sejak tahun 2013. Walaupun satu terakhir ini sudah terjadi penurunan impor barang, tetapi belum cukup signifikan dalam pelemahan nilai rupiah terhadap dollar.
7.      Tiga tahun terakhir neraca perdagangan terus merosot
Bagaimana tidak, setelah mengalami menurunnya perdagangan komoditas ekspor, pasti neraca perdagangan juga anjlok. Penurunan ini dapat diketahui dari data catatan bank Indonesia atas aktivitas impor ekspor dengan cara free on board dan dari kementrian perdagangan yang selalu melaporkan hasil aktivitas perdagangan menyeluruh.
8.      Bom waktu peninggalan dari pemimpin lama.
Lemahnya nilai tukar rupiah  telah terjadi beberapa tahun belakangan ini. Selain adanya faktor internal yang memicu pelemahan nilai rupiah, juga diakibatkan karena defisit transaksi berjalan mulai tahun 2012. Walaupun sudah berusaha sekuat tenaga, hingga saat ini pemerintah belum menemukan solusinya untuk untuk membalik defisit neraca berubah menjadi surplus.
9.      Sama dengan  Turki dan Brazil, yang juga rawan defisit.
Selain negara kita, Turki dan Brazil juga merupakan negara yang mengalami rawan akan defisit transaksi berjalan yang cukup tinggi. Sedangkan negara-negara yang mempunyai transaksi berjalan surplus, mata uangnya malah lebih terjaga.
10.  Bank Indonesia lebih hati-hati, meskipun Malaysia dan Rusia menguras devisa negaranya.
Penguatan nilai dolar Amerika menjadikan negara-negara yang kena dampaknya melakukan intervensi valas terhadap pasar domestik. Sementara bank sentral Rusia telah menguras devisa negaranya dengan membeli dolar untuk menyelamatkan rubel, maka pelemahannya dapat ditahan di 44,9% dalam 6 bulan terakhir ini. Tetapi berbeda yang dilakukan oleh Bank Indonesia yang malah menahan menggunakan devisa. Mungkin saja dengan membeli dolar belum tentu bisa menguatkan rupiah dalam waktu yang lama.
Dari dampak-dampak yang ditimbulkan akibat melemahnya nilai tukar rupiah/ kurs membuat pemerintah harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan. Pemerintah tidak bekerja sendirian tapi juga dibantu oleh Bank Indonesia dalam membuat kebijakan tersebut. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah antara lain :
1.      Pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang terdiri dari :
a.       Membuat pekerja yang di PHK mendapatkan pekerjaan kembali walaupun kebanyakan dipekerjakan di shift malam.
b.      Para pengusaha tekstil yang sebagian besar menjalankan industri 24 jam per hari bisa memaksimalkan tarif baru dengan mempertinggi produktivitas pada malam hari.
c.       Pemerintah akan mempercepat proyek strategis nasional dengan menghilangkan berbagai hambatan dan sumbatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek strategis nasional.
2.      BI menerbitkan kebijkan pengggunaan transaksi rupiah dalam negeri.

Dan menurut saya, solusi yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara :
1.      Nilai mata uang harus ditekanagar tidak melonjak lebih tinggi. 
2.      BI juga harus lebih mengatur dan memperhatikan uang yang beredar. 
3.      Indonesia juga jangan terlalu sering membeli barang impor dari negara lain. Karena barang lokal tidak kalah bagusnya dengan barang impor.
4.    BI harus menstabilkan dan mempertahankan tingkat suku bunga. 
5.      Pemerintah dan BI harus bekerja sama dalam memperbaiki dulu neraca perdagangan yang merosot mungkin dengan memberikan keringanan pajak kepada Industri agar mendorong tingkat ekspor.






Sumber :

                                                                       



Nama   : Putri Astri Lenggo Geni
                                                                                                NPM   : 28214585
                                                                                                Kelas   : 2EB19